23 November 2016

Resep Fire Chicken with Cheese Sauce ala Richeese Factory

Menu makan malam hari ini. Sesekali menu western 😂 daripada ke outlet fastfood mending bikin sendiri lah ya. Kapan hari udah dapet tips trick bikin ayam kriuk (muirip bikinan KFC) hasil dari demo masak.

Mau dibikin setara level 5, tapi mas suami g doyan pedes 😂 Untung aja nggak protes tak masakin macem ginian, dan tetep makan dengan lahap meskipun gobyos 😚

Step by step "Fire Chicken with Cream Cheese Sauce" ala ala Richeese Factory 😆

Bahan2:
🐓Ayam Kriuk:
500 gr ayam
3 siung bawang putih (haluskan)
1 sdt ketumbar bubuk
1 sdt merica bubuk
1 sdt garam
1 sdt kaldu bubuk
1 butir PUTIH telur
1/2 sdt soda kue + 250 cc air putih (campurkan)
Adonan Tepung Kering: 500 gr tepung terigu+1 sdt garam+1 sdt kaldu bubuk (aduk rata)

🍶Saus Keju:
100 cc susu cair (me: ultramilk UHT full cream)
45 mg keju oles/spreadable cheese *atau boleh pake keju cheddar parut (me: prochiz)
2 sdm tepung maizena
1 kuning telur
100 cc air putih
1 sachet bubuk keju (me: indofood) *bisa dibeli di minimarket terdekat

🍶Saus Pedas:
2 siung bawang putih (haluskan)
1 sdm saus tiram (me: saori)
Saus tomat
Saus cabe
100 cc air + 1sdt tepung maizena (aduk rata)
Cabe bubuk (me: bon cabe lv 15)

Cara Membuat:
1. Ayam Kriuk:
- Potong2 ayam mjd 4 bagian / sesuai selera, cuci bersih. Lumuri ayam dengan bawang putih, ketumbar, merica, garam, dan kaldu bubuk hingga merata. Diamkan kurleb 15-30 menit agar bumbu meresap.
- Celupkan ayam ke dalam putih telur, kemudian gulingkan di adonan tepung kering hingga merata. Setelah itu celupkan ke larutan soda kue, dan guling2kan lagi di adonan tepung kering hingga merata.
- Panaskan minyak dalam wajan yang bersih, jumlah minyak sebaiknya cukup untuk merendam ayam yang akan digoreng. 
- Goreng ayam dengan api sedang hingga matang dan kecoklatan. Angkat, tiriskan.
2. Saus Keju:
- Panaskan susu dengan teflon/wajan menggunakan api kecil, masukkan keju, aduk2 hingga meleleh dan mendidih.
- Campurkan tepung maizena, kuning telur, dan air pada mangkok (aduk hingga rata) kemudian tuangkan pada wajan sambil terus diaduk agar tidak menggumpal.
- Tuangkan bubuk keju, aduk merata, angkat.
3. Saus Pedas:
- Tumis bawang putih, tuangkan saus tiram, saus tomat, dan saus sambal. Aduk rata, tuang larutan maizena. Masukkan bubuk cabe (banyaknya sesuai selera)
- Lumuri ayam kriuk dengan saus pedas hingga merata.
4. Fire Chicken siap disajikan dengan Cheese Sauce. Yahuuud 🍴
.
.
#dinnermenu #firechicken #spicychicken #cheesesauce #olahanayam #resepayam

16 November 2016

Resep Kepiting Saus Padang

Bahan2:
500 gram kepiting telur/jantan (bisa juga rajungan)
1,5 liter air untuk merebus
1/2 siung bawang bombay
2 sdm saus tiram (me: saori)
4 sdm saus tomat
2 sdm saus sambal
1sdt merica bubuk
1/2 sdt garam
1 sdt gula
1/2 sdt kaldu ayam bubuk
1 batang daun bawang (iris serong tipis)
3 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk
250 ml air / kaldu seafood (air rebusan kepiting)
5 sdm minyak goreng/margarin untuk menumis
1 butir telur (kocok)

Bumbu Halus:
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
3-5 buah cabai rawit merah (tumis hingga layu)
5-10 buah cabai keriting (cabe merah)
2 cm jahe
1 ruas kunyit (dibakar)
3 buah kemiri (sangrai)

Cara Memasak:
1. Bersihkan kepiting. Siapkan panci lalu rebus kepiting sampai matang dan berubah warna menjadi oranye. Angkat. belah sesuai selera.
2. Siapkan wajan, panaskan minyak lalu tumis bumbu halus bersama bawang bombay, daun salam, daun jeruk hingga wangi sedap. Masukkan gula, garam, merica, kaldu bubuk dan saus. Tuangkan air kaldu seafood, aduk hingga rata.
3. Masukkan telur kocok sedikit demi sedikit sambil terus diaduk.
4. Masukkan kepiting dan daun bawang.Kemudian masak hingga bumbu meresap dan kuah mengental.
5. Koreksi rasa, angkat, dan sajikan.

31 Oktober 2016

Resep Klepon Simpel dan Enak

BOLA-BOLA KETAN alias KLEPON

Cara bikinnya gampang banget
*dalam pembuatannya, sebenernya bisa pake daun pandan untuk mendapatkan wangi pandan dan warna hijaunya, tapi berhubung di sekitar rumah nggak ada tanaman daun pandan dan males cari2 di pasar, akhirnya aku cuma pake pasta pandan. Pastinya dengan begitu jadi lebih simpel dan nggak pake ribet 😁
*selain itu, bisa pake tambahan air kapur sirih (kurleb 2sdm) di campuran adonannya, tujuannya sih buat mengikat tepung jadi kleponnya bisa kesat, padat, dan nggak lembek. Tapi lagi2 aku skip bahan ini karena nggak ada persediaan air kapur sirih 😅 pengaruh nggak? nggak begitu pengaruh juga sih. Tanpa air kapur pun jadinya tetep kenyal dan enak meskipun emang hasilnya agak lembek dikit, tapi tetep enak✌

So, ini dia resep KLEPON simpel ala @irmaafitriana

Bahan-bahan
- Bahan adonan
250 gram tepung ketan putih (me: rosebrand)
50 gram tepung beras (boleh diskip)
1 sdt garam
1 sdt pasta pandan
225-250 ml air santan hangat / air hangat biasa
- Bahan isi
100 gram gula merah/gula bathok (disisir halus)
Gula pasir secukupnya
-Bahan topping
1/2 butir kelapa, kupas bersih, parut memanjang
1/2 sdt garam
-Bahan tambahan
Air putih 2/3 panci untuk merebus

Cara Membuat:
1. Siapkan topping terlebih dahulu. Campurkan garam dengan kelapa yang sudah dikupas, dibersihkan, dan diparut. Kemudian kukus kurleb 10 menit. Tujuannya agar kelapa tidak mudah basi. Setelah itu angkat dan diamkan.
2. Campurkan tepung ketan, tepung beras, dan garam, aduk rata. Tuangkan pasta pandan. Masukkan air santan/air hangat sedikit demi sedikit sambil adonan diaduk dan diuleni terus hingga adonan menjadi kalis dan pas untuk dipulung.
Sebelum membentuk adonan, siapkan panci dan air yg akan digunakan untuk merebus, nyalakan api, sehingga adonan bisa dibentuk sambil
3. Ambil sekitar 1-2 sdt adonan, yg akan dibentuk bulatan sekitar 2 cm.
4. Bulatkan adonan di atas telapak tangan, tekan bagian tengahnya, lalu masukkan sejumput gula merah dan sejumput gula pasir di bagian tengah. Tutup kembali dan bulatkan hingga permukaannya halus.
5. Lakukan hingga adonan habis
6. Masukkan semua bulatan klepon ke dalam air mendidih. Tunggu hingga matang, yg ditandai dengan klepon yg mengapung.
7. Setelah klepon mengapung, tunggu beberapa saat, agar gula yg didalamnya benar2 mencair. Kemudian angkat dan tiriskan sebentar (Jangan ditiriskan terlalu lama karena klepon akan lengket dan bentuknya tidak membulat)
8. Langsung gulingkan satu per satu klepon di atas parutan kepala hingga tertutup sempurna. Tata di atas piring. Siap disajikan.

31 Maret 2015

Leaflet dan SAP Perkembangan Psikologi Remaja

Klik Link di Bawah ini untuk download
SAP Perkembangan Psikologi Remaja
Leaflet Perkembangan Psikologi Remaja



Contoh Analisa Experimental Learning Theory dalam Kesehatan



Penjabaran Kasus Peralihan Metode Kontrasepsi Suntik ke Metode Intra Uterine Device (IUD) dengan Analisa Experimental Learning Theory



Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Ilmu Perilaku
Dosen : Siti Pariani, dr., MS., M.Sc., Ph.D.






 

Disusun Oleh :

1.      Fitriani Puspayanti                      011311223013
2.      Irma Sari Fitriana                        011311223014
3.      Dewi Angga Purnamasari           011311223015
4.      Angkit Ayu Primarela                 011311223016
5.      Bunga Marlina                            011311223017
6.      Gebby Putri Mayangsari             011311223018



PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIDAN
FAKULTAS  KEDOKTERAN UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2013


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat limpahan rahmat serta hidayahnya-lah kami dapat menyelesaikan makalah dengan judul “Penjabaran Kasus Peralihan Metode Kontrasepsi Suntik ke Metode Intra Uterine Device (IUD) dengan Analisa Experimental Learning Theory” ini dengan tepat waktu.
Selain bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Ilmu Perilaku, makalah ini juga disusun dengan maksud agar pembaca dapat memperluas ilmu dan pengetahuan tentang bagaimana pembentukan dan perubahan perilaku khususnya tentang experimental learning theory serta bagaimana aplikasinya terhadap perilaku kesehatan pada kasus peralihan metode kontrasepsi suntik ke IUD.
Kami juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu Siti Pariani, dr., MS., M.Sc., Ph.D selaku dosen / tim pengajar mata kuliah ilmu perilaku yang telah membimbing kami. Tak lupa pula ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dalam menyelesaikan makalah ini.
Kritik dan saran yang membangun selalu kami harapkan demi penyempurnaan makalah selanjutnya. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca dan dapat bermanfaat bagi kita semua.


Surabaya , Desember 2013
Tim Penulis



DAFTAR ISI


Halaman :

Kata pengantar...................................................................................................... i
Daftar isi................................................................................................................ ii


BAB 1 PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang ................................................................................... 1
1.2  Rumusan Masalah .............................................................................. 2
1.3  Tujuan Penulisan................................................................................. 2
1.4  Manfaat Penulisan............................................................................... 3

BAB 2 TINJAUAN TEORI
2.1  Batasan Perilaku.................................................................................. 4
2.2    Perilaku Kesehatan............................................................................. 5
2.3    Perubahan Perilaku Sehat................................................................... 6
2.4    Proses Terjadinya Perubahan Perilaku................................................ 7
2.5    Teori Perubahan Perilaku – Experimental Learning Theory............... 8
2.5.1        Definisi Experimental Learning Theory................................. 8
2.5.2        Konsep Model Experimental Learning................................... 8
2.5.3        Tahapan Experimental Learning Theory................................. 9

BAB 3 PEMBAHASAN
            3.1  Contoh Kasus..................................................................................... 12
            3.2  Analisa Kasus..................................................................................... 13

BAB 4 PENUTUP
4.1 Kesimpulan.......................................................................................... 15
4.2 Saran.................................................................................................... 15

DAFTAR PUSTAKA........................................................................................... 17



BAB 1
PENDAHULUAN

1.1         Latar Belakang
Perilaku merupakan respon atau reaksi seseorang terhadap stimulus (rangsangan dari luar). Adapun perilaku kesehatan adalah suatu respon seseorang atau organisme terhadap stimulus atau objek yang berkaitan dengan sakit atau penyakit, sistem pelayanan kesehatan, makanan, dan minuman serta lingkungan. Untuk menghasilkan pembentukan dan perubahan perilaku ke arah positif maka diperlukan sebuah proses belajar yang merupakan istilah kunci paling vital. Sebagai suatu proses, belajar hampir selalu mendapat tempat yang luas dalam berbagai dispilin ilmu. Disitulah letak pentingnya manusia sebagai makhluk yang berpikir untuk terus belajar, baik itu belajar secara kelembagaan formal maupun belajar dari pengalaman yang pernah dan akan dialami.
   Tujuan dari belajar bukan semata-mata berorientasi pada penguasaan materi dengan menghapal fakta-fakta yang tersaji dalam bentuk informasi atau pelajaran. Lebih jauh daripada itu, orientasi sesungguhnya dari proses belajar adalah memberikan pengalaman untuk jangka panjang yang dapat berguna bagi masyarakat itu sendiri dalam menentukan perilaku yang akan mereka lakukan. Proses pembelajaran berlangsung secara alamiah melalui pegalaman-pengalaman konkret yang nantinya akan dianalasis hingga menjadi sebuah perubahan perilaku.
   Dalam meningkatkan kepedulian sangat penting agar individu mampu bersikap secara efektif dan dapat diterima dengan baik di lingkungan sosialnya. Dalam teknik penerapan tersebut, hendaknya mengandung unsur-unsur yang terdiri dari unsur-unsur afektif (feeling), kognitif (thinking), dan konasi (doing). Unsur-unsur tersebut akan membentuk pemahaman yang integral dalam diri pribadi seseorang dalam berperilaku. Terdapat berbagai teori yang menjabarkan tentang perubahan perilaku. Salah satu teori yang menjelaskan proses perubahan perilaku yaitu experimental learning theory.
   Dalam model ini terdapat proses transfer of learning yaitu keterampilan individu mengontrol pengetahuan yang diperoleh untuk diaplikasikan dalam masalah baru. Menurut Gagne (1974) individu yang memiliki keterampilan ini, dikatakan memiliki strategi kognitif, yaitu kemampuan internal seseorang yang terorganisasi yang dapat membantu dalam proses belajar, proses berpikir, memecahkan masalah dan mengambil keputusan. Proses dengan menggunakan strategi kognitif merupakan proses reflection in action, yang didasarkan pada teori experimental learning (Pannen, 1996).

1.2         Rumusan Masalah
   Berdasarkan latar belakang yang telah disebutkan di atas, maka rumusan masalah dalam penulisan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.    Apa yang dimaksud dengan perilaku?
2.    Apa yang dimaksud dengan perilaku kesehatan?
3.    Apa saja batasan perilaku kesehatan?
4.    Apa yang dimaksud dengan experimental learning theory?
5.    Bagaimana mengaplikasikan experimental learning theory ke dalam sebuah contoh kasus?

1.3         Tujuan Penulisan
1.3.1   Tujuan Umum
Adapun tujuan umum dari penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata kuliah ilmu perilaku dan sebagai upaya dalam mengembangkan pola pikir ilmiah untuk memecahkan masalah perilaku masyarakat khususnya dalam bidang kesehatan.
1.3.2   Tujuan Khusus
Dalam penulisan makalah ini, terdapat beberapa tujuan khusus yaitu :
1.    Mengetahui arti dari perilaku
2.    Mengetahui arti dari perilaku kesehatan
3.    Mengetahui batasan perilaku kesehatan
4.    Mengetahui arti dari experimental learning theory
5.    Dapat mengaplikasikan experimental learning theory ke dalam sebuah contoh kasus


1.4         Manfaat Penulisan
1.4.1   Bagi Institusi Pendidikan
Sebagai masukan dalam memperkaya bahan materi mengenai teori perubahan ilmu perilaku khususnya experimental learning theory.
1.4.2   Bagi Penulis
Untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta keterampilan dalam menerapkan teori ilmu perubahan perilaku khususnya experimental learing theory sehingga dapat menghasilkan sebuah perubahan perilaku pada masyarakat dalam bidang kesehatan ke arah yang lebih positif.



Leaflet Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Pencegahannya

Klik link di bawah ini untuk download:
Leaflet Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Pencegahannya by Irma Sari Fitriana




Leaflet Kolesterol

Download Link di Bawah ini untuk Download
LEAFLET KOLESTEROL by Irma Sari Fitriana




Leaflet Diabetes Mellitus

Klik Link di bawah ini untuk download:
Leaflet Diabetes Mellitus by Irma Sari Fitriana




Leaflet Asam Urat

Klik link di bawah ini untuk download:
Leaflet Asam Urat by Irma Sari Fitriana




Leaflet HIV/AIDS

Klik link di bawah ini untuk download
Leaflet HIV/AIDS by Irma Sari Fitriana






Leaflet Keluarga Berencana (KB)

Klik link di bawah ini untuk download
Leaflet Keluarga Berencana (KB) by irma sari fitriana




Leaflet Kegemukan Pada Anak

Klik Link di bawah ini untuk download
leaflet kegemukan pada anak by Irma Sari Fitriana